Di dunia Kokodi, semua orang dewasa telah hilang secara misterius. Hanya anak-anak yang tersisa, dipaksa untuk bertahan hidup dalam realitas baru yang berbahaya. Negeri ini dipenuhi makhluk jahat yang tanpa ampun memburu mereka. Satu-satunya perlindungan adalah topeng sihir – artefak kuno yang memberikan kekuatan luar biasa kepada pemakainya. Dengan topeng itu, anak-anak bisa bertahan hidup dan berjuang demi masa depan dunia.
Anak-anak segera terpecah menjadi dua klan yang saling bermusuhan: KOKO dan DI. Masing-masing memiliki aturan sendiri dan visi berbeda tentang dunia tanpa orang dewasa. KOKO menjunjung tinggi persatuan dan solidaritas, sedangkan DI mengutamakan kekuatan, kecerdikan, dan individualisme, seringkali memanfaatkan kekuatan yang lebih gelap. Bentrokan di antara mereka tidak bisa dihindari.
Permainan berfokus pada pertempuran dinamis di mana pemain berperan sebagai anggota klan yang dipilih. Topeng memberikan berbagai macam kekuatan – mulai dari mengendalikan elemen, kecepatan super, hingga kemampuan memanipulasi bayangan dan waktu. Namun, kerja sama dan strategi sangat penting, karena makhluk-makhluk jahat tidak pernah berhenti menyerang, sementara perseteruan antara KOKO dan DI terus mengancam meletus menjadi perang terbuka.
Suasana permainan gelap namun penuh dengan imajinasi anak-anak. Dunia fantasi ini menunjukkan kontras antara kepolosan dan perjuangan keras untuk bertahan hidup. Hilangnya orang dewasa tetap menjadi misteri – akankah anak-anak berhasil mengembalikan ketertiban lama, atau selamanya tenggelam dalam konflik dan kekacauan? Nasib Kokodi ada di tangan pemain.